Posted by: sukmareni | June 13, 2007

Crazy-nya N!xau dan Orang Rimba TNBD

Dua hari yang lalu, aku nonton tv yang mutar film Gods must be crazy II. Film yang sebetulnya telah dirilis pada tahun 1990 silam.

Film yang bercerita tentang belantara afrika, dengan segala binatangnya yang masih ada, serta kearifan masyarakat adat suku pedalaman dalam membaca tanda-tanda alam serta keserakahan orang luar terhadap kekayaan fauna daerah itu. Aksi N!xau dan xiri dan xisa anak-anaknya yang memerankan Suku Semak (suku aslinya afrika), sungguh menggugah. Meski aksi mereka kadang sangat kocak dan membuat kita terpingkal-pingkal, tapi ada satu pesan moral yang disampaikan. Untuk hidup dibelantara, dibutuhkan keahlian untuk menyelamatkan diri.

Ketika menonton film lucu tersebut, aku langsung teringat dengan orang rimba di belantara Taman Nasional Bukit Dua belas. Dengan pakaian yang serba minim, hanya cawat untuk laki-laki dan kemben untuk perempuan, mereka masih mempertahankan adat istiadat mereka meski dunia di luar mereka yang berjarak puluhan kilo meter saja sudah hingar bingar dengan perkembangan teknologi.

Ketika ditanya akakah yang paling mereka inginkan dalam hidup? “Hutan kami tidak ditebangi,”begitu kata Tumenggung Tarib salah satu pemimpin tertinggi Orang Rimba di daerah air hitam.

Suatu keinginan yang sangat sederhana, tapi penuh makna. Hutan terjaga, orang rimba bisa hidup lebih sejahtera (tentu versinya orang rimba), serta masyarakat lain disekitarnya juga terhindar dari bencana (banjir longsor dan kekeringan).


Leave a response

Your response:

Categories