Posted by: sukmareni | November 28, 2008

Ramalan Suku Maya dan Surveyor Unit GIS

badai-lubang-korona-matahari3 Dah dua hari ini, aku menerima beberapa email dari teman-teman yang berisikan    Ramalan Suku Maya tentang kiamat yang akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Semula aku menganggap ya hanya iseng saja, sama halnya dengan banyaknya ramalan tentang gempa dan tsunami yang akan terjadi di Padang Sumatera Barat tahun lalu. Iseng ku searching tentang ramalan ini. Banyak juga yang membahas ramalan ini. Kompas on line juga ikut membahasnya dengan menurunkan tulisan yang berisi pendapat pakar saint LAPAN.

Agak masuk akal juga sih penjelsan dari LAPAN, yang menerangkan kemungkinan yang akan terjadi pada 2011-2012 adalah badai matahari. Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN, di Kompas online itu menjelaskan badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik. Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia, terutama yang menggunakan alat pacu jantung.

Kalau prediksi LAPAN ini terjadi ya, apakah itu berarti KIAMAT. Hanya Tuhan yang tahu kapan tepatnya kiamat akan terjadi. Dalam agama yang ku anut kiamat bisa terjadi kapan saja. Kiamat kecil terjadi ketika manusia menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kiamat besar terjadi ketika kehidupan Bumi hancur. Jadi ya terserah Tuhan saja kapan mau terjadi, mau besar atau kecil yang pasti kiamat itu akan terjadi.

Lantas apa hubunganya dengan surveyor Unit GIS?  Ini hanya lelucon di kantor ku. Setelah baca artikel di kompas, langsung keluar celetukan, “Surveyor akan kehilangan pekerjaan dong he he. Maklum hari-hari surveyor kantorku, selalu menggunakan GPS. Entah untuk menentukan letak pasti kawasan hutan yang dirambah, menentukan perpindahan Orang Rimba, ataupun membuat peta hutan adat desa. Pokoknya mereka pada sibuk deh dengan alat-alat itu, dan mengentrinya setiap bulan. :D


Responses

  1. terlepas dari terbukti tidaknya nanti, ramalan seperti berguna paling tidak untuk menekan angka orang-orang yang belum tobat. he he he…

  2. salam kenal mbak lestari,

    hehehe mungkin pada waktu itu nanti para surveyor harus back to basic menggunakaan kompas dan clinometer Suunto serta meteran 50 meter.

    salam dari kalimantan,
    deden

  3. qiamat dlm artian quran yg sebenarnya adalah kebangkitan hukum allah di bumi yg biasa orng2 nasrani bilang yaitu tegaknya kerajaan allah di bumi percaya ato tidak ajaran allah yg sebenarnya akan kmbali suci

  4. salam ketemu lagi, walau di dunia maya,

    setuju, urusan kapan mo kiamat, bukan urusan manusia,
    urusan manusia itu mengusahakan gimana bisa selamat sebelum kiamat.

    sekian dulu, dr bandung
    paling seminggu lg dah pulang

  5. kiamat (kita akan mati atau terlindungi)… begitulah tinggal anda pilih, yang terlindungi tentu yang siap sebelum kiamat, yang mati yang menunggu kiamat tanpa persiapan. Kiamat tetap misteri karena hak Gusti Allah Ingkang Murbeng Dumadi.

  6. Yup, kiamat tak akan pernah kita tau kapan datangnya…. Seperti film hollywood 2012 yang sekarang lagi tayang, mungkin juga bukan kiamat… toh ada juga yang selamat, kejadiannya persisi kayak cerita nabi nuh….

    Kapan parsisnya kiamat hanya Allah yang tau… kita sebagai umat tinggal bersiap… perbanyak ibadah sesuai agama masing-masing dan selalu mawas diri….

    Bersiaplah… kiamat itu pasti datang, takpun kiamat besar.. kiamat kecil (meninggalnya manusia) akan dilalui setiap individu


Leave a response

Your response:

Categories